Sabtu, 28 Mei 2011

PNS Asahan di Razia mendadak Lakukan test darah dan urine

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan akan berupaya menjalankan program agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Asahan bebas pengguna narkoba. Salah satu upaya yang dilakukan yakni razia mendadak dengan cara test darah dan urine seluruh PNS. Razia mendadak itu akan dilakukan Pemkab Asahan bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Asahan. Pelaksanan razia tersebut dikatakan dalam amanat Bupati Asahan, Taufan Gama Simatupang yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Asahan Sofyan di hadapan seluruh peserta pelatihan pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) yang rata-rata dari kalangan PNS.
“Setelah sosialisasi ini, kami dengan BNK akan melakukan test urine dan darah kepada PNS. Dengan kegiatan tersebut insya allah PNS akan bebas narkoba akan mencerminkan masyarakat Asahan yang religius, sehat, cerdas dan mandiri,“ kata Sofyan, Rabu (25/5) di aula Melati Pemkab setempat. (indra sikoembang)

Sumber :  PNS Asahan di Razia mendadak Lakukan test darah dan urine

Poldasu Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif SIM

MEDAN-Kepolisian Daerah Sumatera Utara membantah adanya kenaikan tarif pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di atas ketentuan yang berlaku disebabkan adanya keharusan mendapatkan surat kelulusan dari sebuah sekolah mengemudi.
“Tidak benar, tarifnya masih sesuai dengan ketentuan,” kata Kabid Humas Polda Sumut AKBP Heru Prakoso di Medan, Kamis.
Menurut Heru, tarif pengurusan SIM di seluruh Polres di jajaran Polda Sumut masih seperti diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
“SIM A Rp120 ribu dan SIM C Rp100 ribu,” katanya.
Pihaknya mengharapkan masyarakat untuk melapor sekaligus membawakan bukti jika ada pemberlakuan tarif di atas ketentuan dalam PP 50/2010 tentang PNBP tersebut.
Ketika dipertanyakan tentang keberadaan sekolah mengemudi Medan Safety Driving Centre (MSDC), Heru menyebutkan tidak ada kaitannya dengan proses pengurusan SIM, khususnya di jajaran Polresta Medan.
Menurut Heru, meski menyelenggrakan pendidikan praktik mengemudi tetapi MSDC tidak memiliki kewenangan untuk menentukan kemampuan seseorang sebagai syarat dalam pemberian SIM.
“Bukan mereka yang berwenang mengeluarkan SIM, tetapi polisi,” katanya.
Heru mengakui dalam pengurusan SIM seseorang harus memiliki kemampuan mengendarai kendaraan yang akan diuji ketika akan mengurus kelengkapan izin berlalulintas itu.
Namun kemampuan itu tidak hanya didapatkan melalui sekolah mengemudi karena juga bisa diperoleh melalui latihan secara perseorangan.
Meski demikian, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pihaknya memang mengharuskan masyarakat yang ingin mengurus SIM A Umum untuk meningkatkan kemampuan mengemudinya di sebuah lembaga pendidikan.
“Tapi boleh di sekolah mengemudi mana pun, tidak harus di MSDC,” kata Heru yang juga mantan Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sumut.
Sebelumnya beredar informasi di kalangan yang menyebutkan adanya kenaikan tarif pengurusan SIM di Sumut menjadi sekitar Rp600 ribu.
Kenaikan itu disebutkan karena adanya kewajiban masyarakat untuk menambah biaya dalam pengurusan sertifikat mengemudi dari MSDC. (ant/int)

Sumber: Poldasu Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif SIM

Selasa, 24 Mei 2011

Kostum Barcelona dari Sampah

NIKE
Kostum kandang terbaru Barcelona pada musim 2011-2012.

BARCELONA akan bertanding dengan menggunakan kostum kandang dan tandang terbaru pada musim 2011-2012. Kostum tersebut terbuat dari sampah, tapi mengedepankan gaya estetika modern dan teknologi mutakhir. Selain itu, kostum juga tetap mempertahankan tradisi dan sejarah klub yang sudah sangat khas.
Kostum kandang tetap mengedepankan garis warna burgundy dan biru yang sudah sangat tenar di seluruh dunia dengan sebelas garis yang sangat ditonjolkan untuk pertama kali. Pada bagian dalam kerah bertuliskan moto  “Tots unit fem força” (All together, we are strong atau Bersama, kita kuat), yang diambil dari lagu kebesaran klub Barcelona.
Untuk kostum tandang, Barcelona memilih warna hitam pekat dan memberikan kesan yang sangat kuat dalam setiap pertandingan tandang. Seragam hitam mengedepankan tulisan berwarna hitam dan abu-abu pada bagian bahu yang mengingatkan pada bendera Catalan, Senyera.
Sementara sejarah dan tradisi dari klub hadir dengan sangat kuat pada desain seragam. Semua kostum itu terbuat dari poliester daur ulang yang dibuat Nike. Teknologi ini untuk pertama kalinya dibuat untuk baju dan celana.
Setiap set kostum dibuat dari 13 botol plastik daur ulang. Proses pembuatan yang terbaru ini dapat mengurangi penggunaan energi sebanyak 30 persen dibandingkan dengan proses pembuatan poliester secara tradisional dan telah menghemat hampir 100 juta botol minum plastik untuk tidak dibuang pada pembuangan sampah.
Celana pada kostum kandang berwarna biru dan memiliki garis berwarna burgundy yang khas pada setiap sisinya, dipadu dengan kaus kaki berwarna biru dengan huruf “FCB” berwana kuning pada bagian betisnya. Sementara celana pada kostum tandang berwarna hitam dengan mengedepankan huruf “FCB” berwarna kuning juga.
Kostum yang ringan ini (13 persen lebih ringan dari versi sebelumnya) secara aktif mengatur suhu tubuh pemain di lapangan untuk menjaga mereka tetap kering dan sejuk setiap saat, melalui teknologi  Dry-Fit Nike. Teknologi ini dapat menarik keringat dari tubuh pemain melalui materi yang menguapkan keringat tersebut.
Pengaturan suhu badan juga dibantu oleh zona ventilasi, yang terdiri dari ratusan lubang yang dipotong dengan laser dari bagian ketiak hingga pinggang, yang memampukan sirkulasi udara sehingga membantu pemain tetap kering, sejuk, dan nyaman.
Untuk pertama kalinya, lambang klub pada kaus dibuat dengan kemampuan menyalurkan panas. Ini membuat kostum semakin ringan dan area tersebut berfungsi sebagai ventilasi juga. Pada musim ini, kaus Barca memiliki aerodinamis terbaru yang pas, lebih ramping dan lebih atletis, memampukan peregangan hingga 17 persen dari kaus yang digunakan Barcelona dua  tahun yang lalu.
Sementara bagian kerah yang menyatu memberikan tampilan satu jahitan yang dapat mengurangi iritasi akibat gesekan. Melengkapi kostum bertanding Barcelona terbaru ini, Nike juga meluncurkan rangkaian baju latihan (training) dan lifestyle untuk pemain dan penggemar mereka yang dapat digunakan di lapangan maupun di luar lapangan.
Menonjolkan simbol-simbol dan warisan yang telah mempersatukan klub dan fans serta pakaian lifestyle yang terbaru termasuk seragam rugby dan jaket N98 yang memiliki bordiran “Barca” berwarna emas.
Sebuah kaus juga menggunakan emblem Barcelona sebagai detak jantung yang dibuat dari tali biru dan merah untuk mengekspresikan dukungan terhadap klub. Kostum dan rangkaiannya bisa didapatkan di seluruh gerai Nike pada 24 Mei 2011.

Sumber : Kostum Barcelona dari Sampah

Di Asahan, Penyakit Diare dan Ispa Tertinggi

KISARAN- Cuci Tangan Pakai Sabun dan Gosok Gigi (CPTS & GG) adalah salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan. Maka kepada masyarakat, khususnya orang tua diminta selalu mendorong anak-anaknya untuk CTPS dan GG. Karena sesuai data yang dimiliki dinas kesehatan, kasus diare di Asahan merupakan kasus terbesar ke 2 yang menimpa masyarakat setelah ISPA.
Demikian diutarakan Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP bersama Ketua Tim Penggerak PKK Asahan, Ny Hj Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang saat mengkampanyekan gerakan CPTS dan GG kepada ratusan pelajar tingkat sekolah dasar, di halaman SD 010041 Perkebunan Air Batu I/II, Asahan, Senin, 23 Mei 2011.
Bupati Asahan dalam arahannya menyebutkan, dirinya menyambut baik terhadap kegiatan CTPS dan GG tersebut. Apalagi kegiatan ini salah satu upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Asahan, serta mendukung program pemerintah di bidang kesehatan sesuai dengan visi dan misi Pemkab Asahan, yakni mewujudkan Asahan yang religius, sehat, cerdas dan mandiri.
Dikatakannya, kegiatan CTPS dan GG dapat terbebas dari kuman terutama kuman penyebab diare.
Selaian kampanye CTPS, Taufan juga menjelaskan tentang manfaat gosok gigi yakni ebagai salah satu upaya dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut, apalagi kesehatan adalah tanggung jawab bersama dan hak setiap individu.
Sementara itu, Ketua tim PKK Asahan, Ny Hj Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan secara masal oleh pelajar tingkat sekolah dasar yang berasal dari lima kecamatan dan kegiatan ini juga merupakan program kerja dari tim pengerak PKK Asahan.
 “Kegiatan yang sederhana ini  terdapat segudang manfaat, di antaranya dapat mencegah diare, infeksi saluran pernafasan, penyakit kecacingan dan lain sebagainya,” ujarnya. (van/syaf)

Sumber : Di Asahan, Penyakit Diare dan Ispa Tertinggi

Rabu, 18 Mei 2011

Tempatkan Guru ke Daerah Terpencil

KISARAN- Penyebaran guru ke daerah kecamatan dan daerah terpencil merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Asahan. Sebab tanpa dilakukan penyebaran guru, dipastikan beberapa sekolah di daerah kecamatan akan kekurangan tenaga pengajar. Dengan penyebaran guru ke daerah diharap mendorong terwujud visi dan misi Pemkab Asahan.
Itu dikatakan Kabag Humas Pemkab Asahan Rahman Halim AP, Senin (16/5). Menurutnya  Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP saat bertemu dengan Kadis  Disdik Asahan baru-baru ini meminta agar Disdik melakukan penyebaran guru ke daerah terpencil di Asahan.
Bahkan bupati memberi atensi ada empat item yang segera dilaksanakan guna meningkatkan pendidikan. Jika penddidikan sudang dapat ditingkatkan, maka dengan sendirinya visi dan misi akan tercapai.
Dipertegas bupati, Disdik harus melakukan pemerataan penyebaran guru, pembinaan ruang belajar kepada siswa, akses jalan menuju sekolah dan program belajar S2 bagi kepala sekolah.
“Ini harus menjadi perhatian Disdik sebagai pengelola pendidikan, jika tidak, maka kemajuan pendidikan sulit untuk dicapai,” ucap Halim menirukan perkataan Taufan.
Bupati juga merinci, ke depan Disdik Asahan harus mampu menempatkan guru di daerah Asahan secara merata, baik di kota maupun di kecamatan yang sesuai kebutuh daerah tersebut. Begitu juga dengan pembinaan ruang belajar atau ruang kelas.
Disdik juga diminta untuk dapat mendata sekolah yang perlu melakukan penambahan ruang atau tidak menambah ruang.
Tentunya harus ada rencana dan konsep yang matang sehingga pendidikan harus jadi pilar visi dan misi Pemkab Asahan. (van/syaf)

Sumber : Tempatkan Guru ke Daerah Terpencil

Senin, 16 Mei 2011

Hari Ini Pengumuman Kelulusan UN, 12 Siswa Tak Lulus

KISARAN-Sebanyak 12 siswa peserta Ujian Nasional (UN) SMA sederajat di Kabupaten Asahan dinyatakan tidak lulus. Rinciannya, satu orang siswa SMA, tujuh siswa MA, dan empat siswa SMK.
“Dari 8.312 peserta UN di Kabupaten Asahan, yakni siswa SMA 4.274 orang, Madrasah Aliyah (MA) 1.499 orang, dan SMK 2.539 orang, yang dinyatakan tidak lulus sebanyak 12 siswa. Dari 12 siswa yang tak lulus itu, satu siswa SMA, tujuh siswa MA dan empat siswa SMK,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Asahan Drs H Zainal Arifin Sinaga MH saat dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (15/5). Namun, Zainal enggan merinci siswa pada sekolah mana saja yang tidak lulus UN itu.
Diutarakan Zainal, sesuai hasil kelulusan yang diterima pihaknya dari Disdik Provinsi Sumatera Utara, diketahui bahwa persentase kelulusan SMA sebanyak 99,97 persen. MA sebesar 99 persen, dan SMK 99,84 persen.
“Kepala SMA, MA dan SMK telah dipanggil pada Minggu (15/5) ke Disdik Asahan untuk diserahkan hasil kelulusan UN tahun pelajaran 2010-2011. Selanjutnya setiap kepala sekolah akan mengumumkannya di sekolah masing-masing,” ujarnya seraya berharap agar kondisi Kabupaten Asahan dalam acara pengumuman Senin (16/5) tidak ditemukan riak-riak yang menjurus pada tindakan anarkis.
Menurutnya, tingginya persentase kelulusan siswa tersebut diyakini bahwa Asahan akan jauh dari persoalan ataupun tindakan yang tidak terpuji dari oknum-oknum yang merasa tidak puas atas pengumunan yang diterbitkan tersebut nantinya.
Begitupun, pihaknya telah berpesan kepada masing-masing sekolah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diingini dan mengutamakan tindakan persuasif sebagai bentuk budaya bagi pendidikan yang menjunjung nilai moralitas atau akhlaq yang tinggi.
“Sungguh manusia memiliki beragam sifat dan juga manusia sering merasa tidak puas atas sesuatu yang dicapainya. Sebab kepuasan adalah relatif, tapi harus disadari bahwa kepuasan di dunia adalah semu. Untuk itu semua pihak diharapkan menahan diri dan mencari solusi bila ada masalah yang dihadapi,” ujar mantan pejabat Pemkab Simalungun ini.
Orang nomor satu di Disdik Asahan ini menyebutkan, untuk pelaksanaan pengumuman kelulusan UN di masing-masing sekolah tidak melibatkan secara langsung personel keamanan dari kepolisian. “Karena itu tadi, Asahan diyakini akan kondusif terkait dengan hasil kelulusan yang telah dicapai saat ini,” tuturnya.
Ketika disinggung bahwa hasil UN TP 2009-2010 lebih rendah persentase kelulusannya yaitu 94 persen lebih dibanding dengan TP 2009 dan 2011 mencapai 99 pesen lebih, Kadisdik yang akrab dipanggil al ustadz ini justru menyebut bahwa apa yang dicapai saat ini merupakan kerja sama yang baik dari pihak sekolah maupun masyarakat, di antaranya orangtua siswa.
Bahkan menurutnya, keberhasilan saat ini tidak terlepas dari keberhasilan dari sebelumnya. “Saya berpendapat bahwa hari ini dan sebelumnya tidak perlu dibanding-bandingkan, tapi yang terpenting kerja sama yang baik tetap dijalin untuk mencapai yang lebih baik lagi ke depan,” ungkapnya seraya menambahkan setiap hasil yang diperoleh dari usaha yang ada harus disyukuri.
Masih dikatakan Zainal, bagi siswa yang tidak lulus, jangan berputus asa. “Jika tidak lulus tahun ini, masih diberi waktu untuk mengulang dengan kembali belajar pada kelas XII, dan kemudian ikut kembali UN pada tahun mendatang. Selain itu, siswa yang tidak lulus tersebut perlu lagi diverifikasi, mana tahu ada Lembar Jawaban Komputer milik siswa yang tercecer,” pungkasnya. (van/dans)

Sumber :  Hari Ini Pengumuman Kelulusan UN, 12 Siswa Tak Lulus

Irigasi Dirusak Puluhan Hektare Sawah di Suka Raja Kering

PEMATANGSIANTAR :  Puluhan hektare lahan sawah di Kelurahan Suka Raja, Kecamatan Siantar Selatan mengalami kekeringan, akibat saluran irigasi yang ada dirusak sekitar satu bulan lalu. Ini membuat para petani mengalami kerugian hingga jutaan rupiah, karena tidak dapat mengelola lahan pertaniannya masing-masing, bahkan ada tanaman yang terancam gagal panen.
Sebelumnya, saluran irigasi tersebut terletak di lahan eks kantor Dinas Pertanian Kota Pematangsiantar di Jalan Melanthon Siregar. Namun, ada gugatan dari ahli waris di lahan tersebut, yakni BS, hingga akhirnya menang hingga ke tingkat Mahkamah Agung (MA) pada tahun 2010 lalu. Akhirnya sebagian lahan tersebut diberikan pada kuasa hukumnya, yakni F br L yang diketahui tinggal di Medan, dan berencana menjualnya dalam bentuk persil.
Lalu lahan itu diratakan hingga menutup saluran irigasi, akibatnya puluhan hektare sawah milik petani tidak dapat dialiri air. Salah seorang petani, R br Sibarani (56), Rabu (11/5) menuturkan, sebelumnya telah meminta pada Fauzia untuk tidak menutup saluran irigasi itu, namun tidak digubris.
Menurutnya, saluran irigasi sepanjang 500 meter akhirnya dirusak dan diratakan dengan menggunakan mesin bulldozer, meskipun diketahui bangunan itu milik Dinas Pengairan setempat. “Hal ini sudah kami laporkan pada Lurah Suka Raja, namun hingga saat ini tidak ada tanggapan. Akibatnya banyak petani tidak dapat bertanam padi, dan mengalami kerugian,” sebut perempuan yang memiliki sawah seluas sembilan rante tersebut.
Menurutnya, selama ini saluran irigasi itu telah dimanfaatkan para petani, untuk mengairi areal persawahan. Namun, karena saluran telah dirusak mengakibatkan lahan persawahan kekeringan dan tidak dapat di kerjakan. Dia juga menuturkan, sesuai pertemuan di kantor kelurahan, Senin (9/5) pihak Dinas Pengairan telah menjelaskan, jika saluran irigasi itu merupakan daerah pengairan, untuk mengalirkan air ke sawah para petani.
R br Sibarani menambahkan, akan dilakukan pertemuan lanjutan, Kamis (12/5) termasuk mengundang F br L untuk membicarakan masalah irigasi tersebut.
Petani lainnya, W br Sihombing juga mengaku kesulitan akibat sawahnya tidak dialiri air karena saluran irigasi tersebut dirusak. Menurutnya, saat ini sawahnya telah ditanami padi berumur 2 bulan, dan terancam rusak akibat tidak adanya air. Bahkan untuk sementara dirinya terpaksa menyewa pompa air agar sawahnya tidak kering.
Kedua petani ini juga berharap saluran irigasi yang dirusak itu secepatnya diperbaiki, termasuk membayar ganti rugi karena gagal bercocok tanam. Menurut mereka, akibat tidak adanya air, sebagian pemilik lahan telah mengubah fungsi persawahannya, untuk dijual sebagai lokasi pemukiman. (samsudin harahap)
Sumber ( berita : MedanBisnis )

Pusat Siap Kaji Pembentukan 3 Provinsi di Sumut


Jakarta : Pemerintah pusat siap mengkaji hasil paripurna DPRD Sumut yang merekomendasikan  pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap), Sumatera Tenggara (Sumtra) dan Provinsi Kepulauan Nias (Kepni).
Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan, jika benar nantinya rekomendasi itu diteruskan ke pemerintah pusat, maka pihaknya akan menyisir kelengkapan persyaratan sebagaimana diatur di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2007 yang mengatur pemekaran dan penggabungan daerah.
Hingga kemarin, Gamawan mengaku belum menerima usulan tersebut dan baru mengetahuinya dari pemberitaan media massa. “Kita lihat dululah seperti apa. Kan itu baru saya baca, kita lihat dulu apakah benar mereka akan mengajukan. Kan ada ukuran-ukurannya, apa betul prosedur hukumnya sudah terpenuhi,” ujar Gamawan Fauzi di kantornya, Selasa (10/5)
Dijelaskan Gamawan, boleh-boleh saja ada aspirasi pemekaran. Hanya saja, nantinya tetap akan disandingkan dengan aturan yang berlaku. “Kita akan menyeleksinya apakah sudah memenuhi syarat itu,” ujarnya.  Dikatakan, nantinya jika usulan pembentukan tiga provinsi itu sudah sampai di pusat, akan digodok di Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD), yang anggotanya lintas kementrian dan melibatkan sejumlah pakar. “Jadi nanti akan dibahas, kan ada Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah,” kata mantan gubernur Sumbar itu.
Saat memberikan tanggapan mengenai hasil paripurna DPRD Sumut itu, kali ini Gamawan sama sekali tidak mengucapkan kata ‘moratorium’, sebagaimana yang kerap dia sampaikan tatkala dimintai komentar mengenai pemekaran.
Sebelumnya, akhir pekan lalu, Gamawan secara tersirat mengatakan bahwa ide moratorium tidak bisa mengalahkan UU Nomor 32 Tahun 2004 dan PP Nomor 78 Tahun 2007, yang didalamnya mengatur tentang pemekaran.
Sementara, Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho yang kemarin berada di Jakarta, ternyata bukan untuk urusan meneruskan rekomendasi rapat DPRD Sumut dimaksud.  “Bukan urusan pemekaran kok,” ujar Gatot melalui ponselnya. (sam)

Sumber  ( berita : sumutpost, gambar : pancurbatu )

Kamis, 12 Mei 2011

Waspadai Kanker Bola Mata pada Balita

KISARAN- Waspadai kanker bola mata pada balita. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, namun bila dideteksi sejak dini, dapat dihindari terlebih dengan asupan gizi yang seimbang serta perhatian yang cukup.
Hal itu disampaikan dokter spesilis kanker anak dari Yayasan Rumah Sakit Darmais Jakarta, dr Edi Setiawan Tehuteru, pada acara sosialisasi bahaya kanker pada anak yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (11/5). Kegiatan ini kerja sama antara Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Jakarta dengan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk Kisaran dan tim penggerak PKK Kabupaten Asahan.
Bahaya kanker pada anak usia balita hanya pada bola matanya, untuk itu dimintakan kepada seluruh orang tua yang memiliki anak balita untuk memeriksakan kondisi bola mata putra putrinya. Jangan bila sudah pada stadium tinggi baru berobat ke dokter. Dengan menggunakan alat pengecekan bola mata, bahaya ini dapat dideteksi sejak dini.
Dokter Edy mengatakan, bila bola mata putra putri Anda terlihat berwarna merah secepatnya di periksakan ke dokter terdekat.
“Hal ini guna mendukung melakukan pengobatan yang oftimal bagi si pederita. Mata juling juga perlu diperiksakan, karena bila sudah memasuki pase yang lebih tinggi, kemungkinan untuk bisa diselamatkan hanya 25 persen,” bebernya saat menyampaikan materi.
Pada sambutannya, Hj Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang mengatakan, kanker merupakan bagian dari penyakit yang mematikan. Guna menghindarinya, masyarakat diminta untuk melakukan pola hidup yang sehat. Karena bila terus dijalankan, pola hidup yang kurang sehat akan membangunkan penyakit yang sudah ada di dalam tubuh seperti kanker.
“Untuk itu, mari bersama-sama melakukan tindakan pencegahan serta pengawasan bagi balita. Karena bila ini terus dilakukan, bahaya itu dapat ditekan sedini mungkin,” kata Winda.
Menurut Winda, untuk mencegah datangnya kanker pada diri kita dan keluarga dapat dilakukan dengan melakukan pola hidup sehat, olahraga yang teratur dan jangan mengkonsumsi makanan yang mengadung pengawet, penyedap rasa, apalgi zat-zat yang memicu munculnya sel-sel kanker.
Winda yang juga ketua yayasan Kanker Indonesia Asahan menjelaskan bahwa hingga kini belum diketahui dengan pasti penyebab timbulnya kanker tersebut, namun sel-sel kanker dapat dicegah apabila diketahui sejak dini.
“Untuk itu, kepada para ibu-ibu melalui sosialisasi yang sangat baik ini, semoga pengetahuan tentang bahaya kanker pada anak–anak kita dapat diketahui sejak dini, apalagi nara sumber yang hadir merupakan pakar dari penyakit kanker dan dari yayasan kasih anak kanker Indonesia,” ucapnya. (mag-02/syaf)

Sumber :  Waspadai Kanker Bola Mata pada Balita

Rabu, 11 Mei 2011

Satu Hari Kini Tinggal 23 Jam

VIVAnews - Richard Gross, peneliti dari Jet Propulsion Laboratory, NASA menyusun model penghitungan kompleks untuk mengalkulasikan secara teoritis, bagaimana gempa bumi di Jepang, yang merupakan gempa terbesar kelima sejak tahun 1900, memengaruhi rotasi Bumi.

Memanfaatkan data dari United States Geological Survey, hasil perhitungan mengindikasikan adanya perubahan distribusi massa Bumi. Gempa Jepang telah membuat Bumi berputar sedikit lebih cepat, dan memperpendek waktu dalam satu hari hingga 1,8 mikrodetik atau sepersejuta detik.

Kalkulasi yang dibuat juga menunjukkan bahwa poros Bumi bergerak sekitar 17 centimeter ke arah bujur timur. Perubahan poros ini akan membuat pergerakan Bumi sedikit berbeda. Namun itu tidak mempengaruhi posisi Bumi di ruang angkasa karena hanya kekuatan eksternal seperti gravitasi Matahari, Bulan, dan planet-planet yang mampu mengubah itu.

Seputar semakin singkatnya waktu dalam satu hari yang sudah tidak mencapai 24 jam, sebagai gambaran, akibat gempa dengan magnitude 8,8 yang terjadi tahun lalu di Chile, waktu dalam satu hari telah dipangkas sebesar 1,26 mikrodetik dan menggeser poros Bumi sekitar 8 cm.

Padahal, menggunakan kalkulasi serupa yang dilakukan setelah gempa dengan magnitude 9,1 yang menghantam Aceh tahun 2004 lalu, waktu dalam satu hari sudah berkurang sebesar 6,8 mikrodetik akibat bergesernya poros dan bentuk Bumi sekitar 7 cm.

“Rotasi Bumi terus berubah, dan tidak hanya disebabkan oleh gempa, namun juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti angin di atmosfer dan arus samudera,” kata Gross, seperti dikutip dari Science Daily, 10 Mei 2011. “Bagaimana gempa memengaruhi rotasi Bumi tergantung pada skala, lokasi, dan bagaimana gempa terjadi,” ucapnya.

Gross menyebutkan, dalam kurun satu tahun, waktu dalam satu hari bisa bertambah dan juga berkurang sekitar satu milidetik atau 550 kali lebih besar dibanding akibat gempa Jepang. Demikian pula dengan lempeng Bumi yang bisa bergeser sekitar 1 meter dalam satu tahun akibat berbagai gempa.

“Secara teori, apapun yang mampu meredistribusi massa Bumi akan mengubah rotasi planet Bumi,” kata Gross. “Namun demikian, perubahan rotasi dan poros Bumi seharusnya tidak memengaruhi kehidupan kita sehari-hari. Perubahan ini sangat alami dan terjadi kapan saja. Orang-orang tidak perlu khawatir,” ucapnya.

Meski telah membuat penghitungan, kalkulasi yang dibuat Gross, baik untuk rotasi dan poros Bumi, hasilnya kemungkinan akan masih berubah dengan munculnya data-data baru yang lebih akurat seputar fenomena yang terjadi di Bumi. (umi)
• VIVAnews

Kemarin, Medan & Pekanbaru Jadi Kota Terpanas

VIVAnews - Kota Medan dan Pekanbaru kemarin menjadi kota terpanas di Indonesia. Suhu kota Medan dan Pekanbaru mencapai 36 derajat Celcius. "Karena ada masa transisi ke musim kemarau. Memang saat ini ada kalanya hujan ada kalanya panas," kata Kukuh Ribudiyanto, Kepala Sub Bidang Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG, Selasa, 10 Mei 2011.

Namun, untuk kota-kota besar di Indonesia lainnya suhu rata-rata berkisar 32 sampai 33 derajat Celcius. "Cuaca ekstrem ini disebabkan pergerakan suhu matahari yang berada di belahan bumi utara, sehingga pemanasan sangat efektif,” ujar Hartanto, Kasi Data dan Informasi BMKG Polonia, Medan.

Berdasarkan analisa BMKG Polonia Medan, menurutnya cuaca ekstrem akan berlangsung hingga satu pekan mendatang. “Kami perkirakan potensi suhu dengan kisaran di atas 35 akan terjadi satu pekan lagi,” jelasnya.

Ia menambahkan, cuaca panas ini merupakan siklus tahunan. Namun, suhu yang mencapai 36,3 derajat Celcius telah bergeser. "Karena biasanya suhu maksimun berkisar 34,1 hingga 35,8 derajat Celcius,” terangnya.

Sementara United Nations World Meteorological Organization (UNWMO), lembaga khusus PBB yang bertugas untuk memantau cuaca dan iklim melaporkan, pada pekan ini, suhu terpanas di Bumi sempat mencapai 46 derajat Celcius. Adapun suhu terdingin mencapai minus 69,1 derajat.

Berikut ini suhu di tujuh kota besar, Senin, 9 Mei 2011
:

1. Medan: 36,3 derajat Celcius.
2. Jakarta: 33 derajat Celcius.
3. Semarang: 32 derajat Celcius.
4. Surabaya: 33 derajat Celcius.
5. Pekanbaru: 36 derajat Celcius.
6. Jambi: 33 derajat Celcius.
7. Manado: 34 derajat Celcius.
VIVAnews

Pemkab Terima Pendaftaran Calon Praja IPDN

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD membuka pendaftaran bagi calon praja Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) tahun ajaran 2011-2012. Pendaftaran dibuka tanggal 2 Mei sampai 15 Mei 2011 bertempat di kantor BKD, Jalan Ahmad Yani Kisaran atau di lingkungan kantor Bupati Asahan.
Kepala BKD Drs Jhon Hardi Nasution MSi, Minggu (8/5) menyatakan, pendaftaran IPDN bisa di Pemkab Asahan berdasarkan Surat Edaran Kemendagri NO:892.1/1245/SJ, prihal, penerimaan calon Praja (IPDN), surat tertangal 6 April 2011.
Berdasarkan surat Kemendagri itu dicantumkan beberapa persyaratan bagi yang ingin mengikuti pendaftaran untuk menjadi mahasiswa pada IPDN tersebut.
Di antara persyaratannya batas usia, tinggi badan, tidak bertato atau bekas tato, tidak mengunakan kacamata atau lensa kontak minus, berkelakukan baik, belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam mengikuti pendidikan, khusus pria tidak bertindik telinga, dan beberapa syarat lainya.
Sedang syarat lainnya harus mengikuti tahapan seleksi, di antaranya lulus adiministrasi, lulus test psikologi, lulus kesehatan dan beberapa seleksi lainya, kemudian ada juga tata cara penerimaan di antarnya, surat permohonan yang ditujukan kepada Mendagri, foto copy STTB SMA/MA dengan nilai rata-rata 7,00, surat keterangan catatan kriminal dari kepolisian, surat keterangan berbadan sehat dan surat keterangan lainya.
Diutarakan Kepala BKD Asahan ini untuk lebih rinci sekaitan persyaratan yang ada, peminat diminta untuk datang ke lokasi pendaftran di kantor BKD Asahan setiap hari pada jam kerja.
Jika persyaratan sudah dipenuhi, maka pendaftar akan ikut seleksi dan tempat seleksi berada di Medan dan tempatnya akan dijelaskan kemudian. “Tahun lalu telah juga dibuka pendaftaran IPDN di BKD ini dan ketika itu beberapa orang ikut mendaftar,” ungkapnya. (van/syaf)

Sumber : Pemkab Terima Pendaftaran Calon Praja IPDN

kompas.com