Selasa, 19 April 2011

494 Kader Posyandu Ikuti Persami

TELUK DALAM- Pemerintah Kabupaten Asahan mendorong laju pembangunan melalui revitalisasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Ini diawali dengan menggelar kegiatan perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Jambore Kader Posyandu, tanggal 16 April dan 17 April di Lapangan Bola PT Padasa Enam Utama yang diikuti 949 kader.
Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang dalam sambutan singkatnya mengatakan, Pemkab Asahan telah mengusulkan anggaran yang bersumber dari APBD Asahan 2011 untuk meningkatkan honor bagi kader Posyandu yang semula Rp5.000 per Kader menjadi Rp15.000 per Kader.
Diharapkan Kader Posyandu menjadi garis terdepan dalam menghujudkan visi misi Pemkab Asahan, yakni religius, sehat, sejahtera dan mandiri dapat tercapai.
Persami Jambore Kader Posyandu yang tersebar di seluruh Kabupaten Asahan.
“Kader Posyandu harus kreatif, aktif, dedikatif, edukatif serta reproduktif. Sesuai dengan motonya, sampai tua kader Posyandu harus berakhlak mulia, harus sehat, harus belajar, harus mandiri. Oleh karenanya, Pemkab Asahan mengharapkan para kader menjadi barisan terdepan dalam mendukung pembangunan yang berlandaskan iman dan taqwa,” ucap Taufan.
Kepala Dinas Kesehatan drg Habinsaran Nasution mengatakan, Jambore Kader Posyandu ini akan menjadi kalender kegiatan resmi Dinas Kesehatan. Ke depannya akan lebih ditingkatkan dan menjadi evaluasi bagi Posyandu di lingkungannya masing-masing. (mag-02)

Sumber :  494 Kader Posyandu Ikuti Persami

Jumat, 15 April 2011

Jelang UN Disdik Gelar Zikir Akbar

 KISARAN- Bupati Asahan  Drs H Taufan Gama Simatupang MAP memerintahkan kepada Kadisdik Asahan Drs H Zainal Arifin Sinaga MH untuk menggelar acara zikir akbar. Zikir akbar ini untuk mendoakan siswa SMP/MTs yang akan menghadapi Ujian Nasional (UN).
Tujuannya agar siswa mendapat kekuatan dan pertolongan dari Yang Maha Kuasa, sehingga sukses menjalani UN.
Perintah Bupati Asahan sebut Kadisdik telah dilaksanakan sejak tanggal 12 April hingga 14 April diberbagai kecamatan. Tanggal 12 April digelar zikir akbar di Kecamatan Sei Kepayang, Sei Kepayang Barat, Sei Kepayang Timur, Kecamatan Tanjung Balai, Air Joman, dan Silo Laut. Tanggal 13 April di Kecamatan Buntu Pane, Tinggi Raja, Setia Janji, Kisaran Barat, Kisaran Timur, Rawang Panca Arga, Meranti dan Pulo Bandring.
Sedangkan tanggal 14 April 2011 digelar di Kecamatan Pulau Rakyat, Aek Kuasan, Aek Ledong, Rahuning, Bandar Pulau, Air Batu, Sei Dadap, Simpang Empat dan Teluk Dalam. Kadisdik Asahan yang membacakan pidato bupati mengucapkan terima kasih kepada segenap masyarakat yang telah memfasilitasi acara zikir akbar tersebut.
Seusai mengikuti zikir akbar di Air Batu, Zainal mengatakan, acara yang digelar itu erat kaitannya dengan visi–misi Bupati Asahan di antaranya menciptakan masyarakat yang religius. Sebab zikir adalah bahagian dari amalan ritual bagi ummat beragama. (van/syaf)

Sumber : Jelang UN Disdik Gelar Zikir Akbar

Kamis, 14 April 2011

Pembakar Masjid di Asahan diringkus

ASAHAN -  Pihak Kepolisian Asahan  akhirnya berhasil mengamankan seorang tersangka, yang diduga melakukan pembakaran terhadap dua mesjid di Desa Aek Loba, Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan, akhir Maret lalu.

Menanggapi dugaan tertangkapnya pembakar ini, Kapolres Asahan AKBP J. Didik, menyatakan, tersangka bernama Sueb 29 tahun, warga Desa Aek Loba. Pembakaran dua masjid yang diduga dilakukan tersangka, karena sakit hati terhadap perlakuan warga terhadap dirinya. Tersangka sering dikucilkan, karena tingkah lakunya yang 'nakal'.

Tersangka MS,30, warga Dusun V Desa Aeksosongan, Kab. Asahan, tertangkap tangan oleh warga saat membakar rumah milik T Manurung, dan rumah Suroto,28, yang tidak jauh dari kediamannya.  Setelah itu, dia bermaksud  membakar Balai Desa Aekloba, namun api dapat dipadamkan dan tidak sempat membesar.

Saat itu pula, tersangka langsung digiring ke Polsek Pulau Raja untuk menjalani pemeriksaan, selanjutnya diserahkan ke Polres Asahan.

MS juga mengaku dia yang membakar Masjid Nur Hikmah, Dusun V , dan Masjid At Taqwa di Jalan Jend Sudirman Desa Aekloba, Kamis (31/3) lalu. Perbuatan yang
mengerikan itu dilakukannya sendiri dan tanpa ada bantuan apa lagi disuruh orang lain, karena dia sakit hati dengan warga sekitar yang mengasingkannya dan bahkan
selalu mengejeknya.

"Saya benci dengan warga Desa Aekloba, karena mereka membenci dan mengasingkan serta tidak mau berteman dengan ku.Bahkan mereka mengejekku bila melintas di
jalan. Jadi karena hal itu aku membakar masjid dan rumah mereka untuk mengobati sakit hatiku," ungkap tersangka.

Selain mengakui hal itu, dia mengaku pernah bekerja di Malaysia serta suka dengan minuman keras dan menggunakan narkoba. Dan setelah melakukan pembakaran
dua masjid dia merasa takut dan menyesal.Namun , dia mengulangi perbuatannya dengan membakar rumah dan balai desa, tapi aksi itu digagalkan warga. "Saya
menyesal dan takut, tapi hati saya tetap sakit jadi saya mengulanginya," jelas tersangka yang hanya bisa menundukkan kepala.

Sewaktu ditanya dengan pembakaran masjid, tersangka mengakui masuk dari jendela dengan merusaknya, kemudian mengumpulkan Al Quran di tengah kemudian
dibakar. Dia mangatakan, tidak mengetahui  yang dibakarnya itu adalah ayat suci, tetapi dia menganggap itu buku biasa. "Ketika masjid terbakar, saya takut dan
bersembunyi dalam rumah, namun setelah itu, rasa itu hilang dengan ejekan warga yang selalu yang tidak mau bergaul dengannya," ungkap tersangka.
Sumber : Pembakar Masjid di Asahan diringkus

Kamis, 07 April 2011

Puluhan Pengendara Ditilang

Puluhan sepedamotor terjaring saat petugas Polsek Prapat Janji menggelar razia di Jalinsum yang menghubungkan Asahan-Simalungun via Bandar Pasir Mandoge, tepatnya di Simpang Bekwe Desa Silau Timur atau sekira 10 Km dari kota Kisaran, Selasa (5/4) sekitar pukul 20.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.
Razia itu  langsung dipimpin Kapolsek AKP M Syahril. Puluhan  pengendara sepedamotor yang tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan ditilang. Pengendara sepedamotor yang melintas distop dan hasilnya banyak pengendara yang tidak dapat menunjukkan dokumen kendaraan seperti STNK dan SIM.
Dari sepedamotor yang ditilang, sebagian memiliki knalpot blong. Selanjutnya sepedamotor tersebut diamankan ke Polsek Prapat Janji dengan  mobil truk colt diesel dan selanjutnya kepada pengendara disarankan petugas untuk menunjukkan surat seperti STNK jika hendak sepedamotor yang ditahan dikembalikan.
Lokasi razia itu sempat terlihat  dipenuhi masyarakat yang sepedamotornya sempat diperintahkan parkir di pinggir jalan sekitar lokasi razia.
Kapolsek Prapat Janji AKP M Syahril yang didampingi Kanit Reskrim Aiptu Iskandar dan Kepala Pos Laka Lantas Prapat Janji Aiptu Ramlan saat diminta penjelasannya mengatakan, razia ini dilakukan untuk mengantisipasi maraknya pencurian sepedamotor. Terlebih lagi di wilayah hukumnya sering terjadi curanmor. Selain itu, kegiatan ini untuk merazia sepedamotor yang sengaja pakai knalpot blong yang dapat meresahkan warga yang sedang istirahat pada malam hari.Diutarakannya, dalam gelar razia tersebut ada yang dilakukan tilang dan ada masih tahap pembinaan. Disinggung mengenai perlunya digelar razia balapan liar, kapolsek mengatakan  secara bertahap akan sampai nanti ke sana.
Sedang beberapa warga yang sepedamotornya terjaring karena tidak membawa surat-suratnya ketika ditanyai METRO mengaku kalau surat-surat kendaraannya tinggal di rumahnya.
“Saya gak tahu bang berapa yang harus saya bayar tilangnya. Surat-surat sepedamotor saya ada, tapi tinggal di rumah,” ucap Andi. (van/syaf)
sumber:  Puluhan Pengendara Ditilang

kompas.com