Kamis, 23 Februari 2012

MTQ dan Festival Nasyid Tingkat Kecamatan Serentak Dibuka

Secara serentak Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan Festival Nasyid tingkat Kecamatan. Pembukaan acara tersebut dibuka oleh pejabat Pemerintah Kabupaten Asahan yang telah ditunjuk untuk mewakili Bupati Asahan ke Kecamatan masing-masing.

Dalam kegaiatan MTQ dan Festival Nasyid tersebut diharapakan jangan hanya sekedar sebagai arena perlombaan untuk mendapatkan kemenangan dan penghargaan, namun buat momentum tersebut sebagai memotivasi generasi muda untuk menghidupakan cinta Al-Quran.

“ Al-Quran bukan hanya sebatas dibac, namun harus dapat dipahami makna yang terkandung didalamnya, begitu juga dengan nasyid bukan hanya sebatas lagu, namun harus selaras dengn pakaian dan perbuatan sehari-hari, “ kata Wakil Bupati Asahan,H Surya Bsc  saat membacakan amanat Bupati Asahan dalam pembukaan MTQ dan Festival Nayid tingkat Kecamatan se-Kabupaten Asahan, Selasa Malam, 21 Februari 2012  di Desa Ambalutu Kecamatan Buntu Pane

MTQ dan Festival Nasyid yang dibuka secara serentak diseluruh Kecamatan tersebut, kata Surya untuk dapat diikuti dengan sebaik-baiknya, tunjukan dalam perlombaan bahwa peserta yang dikrim adalah peserta terbaik yang mempunyai kemampuan pengetahuan dan pemahaman, sehingga pada akhirnya pelaksanaan nantinya akan mendapatkan Qori/Qoriah, Hafidz/Hafidzah dan grup nasyid terbaik. “ Yang terbaik dari Kecamatan akan mewakili event MTQ di Festival Nasyid tingkat Kabupaten Asahan yang insya Allah akan dilaksankan pada Bulan Maret 2012, “ Kata Wakil Bupati Asahan.

Wakil Bupati menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksankan merupakan program pemerintah yang bersifat nasional yang dilaksankan secara berjenjang mulai dari tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi hingga tingkat Nasional, sehingga kegiatan tersebut merupakan momentum yang sangat penting dan memiliki nilai strategis dalam upaya menumbuhkembangkan minat baca Al –Quran dan semangat berkesenian dikalangan masyarakat. “ Kami atas nama Pemkab Asahan menyambut baik diselenggarakan kegiatan MTQ dan Festival, semoga kita dapat menanamkan kesadaran untuk berperilaku sesuai nilai-nilai Al-Quran sekaligus menjaga dan menjamin kemurnian Al-Quran itu, “ kata Wakil Bupati Asahan. (Humas-1)
Sumber : Humas Setdakab Asahan

Rabu, 08 Februari 2012

Tim Imtaq Berkolaborasi Dengan Ormas Tertibkan Lokasi Maksiat

Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP meminta kepada tim Iman dan Taqwa (Imtaq) untuk berkolaborasi dengan organisasi masyarakat (Ormas) untuk menertibkan lokasi-lokasi maksiat di Kabupaten Asahan.

Hal ini dikatakan Bupati Asahan saat menerima audensi gerakan anti masksiat (GAM) yang melaporkan berbagai aktivitas maksiat di sekitar Kota KIsaran, bahkan di Kecamatan. Selain itu dalam pertemuan tersebut Bupati Asahan juga menyatakan bahwa Bupati Asahan siap memimpin razia maksiat di Kabupaten Asahan.“ Saya siap turun memimpin razia, tapi data harus akurat, jangan razia tersebut nantinya hanya sia-sia saja, “ Kata Bupati Asahan, Rabu (1/2) dihadapan GAM.

Mengeani persoalan maksiat, Bupati sangat bersyukur masih ada masyarakat dan pemuda yang peduli terhadap kondisi tersebut, apalagi hal ini dilaporkan langsung ke Bupati. Namun  semua itu, kata Bupati harus memiliki bukti dan dasar, pihaknya tidak bisa melakukan tindakan sewenang-wenangnya terhadap tempat-tepat hiburan, apalagi tempat hiburan tersebut memiliki izin.

Tapi bila peraturan daerah (Perda) tentang Hiburan yang telah diusulkan oleh Pemkab Asahan ke Legislatif telah disahkan, maka Pemkab Asahan siap menegakakan aturan tersebut.“ Dalam perda tersebut diantaranya tentang jam oprerasi tempat hiburan, tentang warnet, magrib mengaji, nah kalau perda itu telah disahkan maka kita siap menertibkannya, “ cetus Taufan.

Sementara itu, pihak GAM yang terdiri dari beberapa kelompok, memaparkan tempat-tempat maksiat, seperti lokasi taman kota yang digunakan tempat berpacaran, apalagi kurangnya penerangan dilokasi, café atau tempat hiburan yang beroperasi hingga larut malam dengan mengunakan pakaian yang jauh dari moral.

Kemudian tempat-tempat kost yang diduga juga sarang maksiat yang dihuni oleh pria dan wanita yang bukan muhrimnya. “ Kami minta Buapti dapat menertibakan lokasi-lokasi yang kami duga tempat maksiat, “ kata Hutomo perwakilan dari BKPRMI. Hal senada juga dikatakan oleh PMII yang mendesak Bupati melalui Pol PP untuk menertibakan temapt-tempat hiburan yang beroperasi diluar jam yang ditentukan. (Humas-1)
Sumber : Humas Setdakab Asahan

Rabu, 18 Januari 2012

Tahun 2012 Pemkab Asahan Terapkan OVOP

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan ditahun 2012 akan menerapkan konsep one village one product (OVOP), konsep tersebut bertujuan untuk mengembangkan potensi atau ciri khas di daerah masing-masing yang ada di wilyah Kabupaten Asahan.


Kepala Bagian Humas Setdakab Asahan, Rahman Halim AP, Selasa, 17 Januari 2012, mengatakan bahwa sesuai hasil rapat koordinasi pemerintahan, Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP menyatakan bahwa tahun 2012 ini Pemkab Asahan akan menerapkan OVOP.

Selain itu, kata Kabag Humas, penerapan OVOP juga untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas serta nilai tambah produk, agar dapat bersaing dengan produk dari luar negeri (impor) dan bila konsep ini berjalan maka OVOP juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.
  
Penerapan OVOP di Kabupaten Asahan, dijelaskan Kabag Humastelah didukung oleh bantuan keuangan Desa. Masyarakat yang memliki usaha  untuk mengembangkan  produk yang memiliki ciri khas daerah setempat atau produk yang secara kultural masyarakat yang memiliki potensi pasar baik domestik maupun pasar ekspor dapat mengusulkan bantuan kepada pihak Desa.  

Dicontohkan, Asahan ada daerah yang memiliki potensi produk yakni penghasil Emping Melinjau, maka daerah tersebut wajib didukung dan mendapat bantuan untuk menumbuh kembangkan usaha agar OVOP berjalan. Suksesnya OVOP di Asahan tentunya tak lepas dari dukung oleh semua lapisan masyarakat.(Humas-1)
Sumber: Humas Setdakab Asahan

Sabtu, 14 Januari 2012

Kabupaten Asahan Gelar Musrebang Desa

Kepala Bagian Humas Setdakab Asahan, Rahman Halim AP mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menjadwalkan pelaksanaan  musyawarah rencana pembagunan (Musrenbang) tingkat Desa /Kelurahan pada minggu III Bulan Januari 2012, hal ini dilakukan agar penyusuanan program pembagunan tahun 2013 tepat waktu.
Dalam musrebang Desa tersebut, Kabag Humas mengharapkan pihak masyarakat Desa dan Kelurahan dapat mengusulkan program yang menjadi proritas didaerah tersebut. Tentunya  program yang diusulkan merupakan tanggung jawab APBD Asahan, namun program yang telah memiliki sumber anggaran, seperti dana bantuan keuangan desa atau PNPM dan lainya tidak termasuk dalam usulan.

“ Musrebani tingkat Desa ini dilakukan agar dana program pembagunan tidak tumpang tindih, maka coba di inpentaris semua kegiatan. Dingatkan bahwa musrebang harus sesuai dengan visi dan misi Pemkab Asahan, yakni mewujudkan Asahan yang Religius, Sehat, Cerdas dan Mandiri,  “ kata Kabag Humas, Jumat, 13 Januari 2012 usai menghadiri rapat koordinasi pemerintahan.

Kabag Humas juga menegaskan setiap pelaksanaan musrebang tingkat Desa /Kelurahan harus dihadiri oleh Camat.Tujuannya selain untuk memberikan semangat, bahan musrebang dapat digunakan Camat untuk evaluasi usulan yang menjadi proritas. “ Musrebang Desa ini harus dihadiri dan dipahami Camat, “ tegas Kabag Humas.(Humas-1)
Sumber: Humas Setdakab Asahan

Selasa, 03 Januari 2012

Tahun 2012, Pemkab Asahan Mantapkan Program

MedanBisnis –Kisaran. Memasuki tahun kedua kepemimpinan Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang dan Wakil Bupati Asahan Surya akan melakukan pemantapan program di tahun 2012. Pemantapan ini untuk mewujudkan visi dan misi Pemerntah Kabupaten (Pemkab) Asahan mewujudkan Asahan yang religius, sehat, cerdas dan mandiri.
“Bupati meminta tahun 2012 ini langkah untuk  memantapkan visi dan misi Pemkab Asahan,” kata Kepala Bagian Humas Setdakab Asahan Rahman Halim AP, kepada MedanBisnis, di Kantor Bupati Asahan, Senin (2/1).

Halim mengakui langkah pada tahun lalu masih banyak ditemukan kegiatan yang belum tepat sasaran, tepat waktu dan tepat guna, sehingga di tahun baru ini diharapkan tidak ada lagi kegiatan yang tidak tepat waktu. “ Pernyataan bupati bertujuan agar ke depan tidak ada lagi pekerjaan yang terlambat di akhir tahun. Sehingga di akhir tahun 2012 semua agenda pembangunan tuntas pada waktunya,” lanjut Halim.

Pernyataan tersebut didukung dengan telah disahkanya Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Asahan 2012 oleh DPRD Asahan. Menurutnya, pengumuman tender pembagunan akan dimulai akhir Januari 2012 dan awal Mei 2012, sehingga  pembangunan dapat segera dilaksanakan  dan sudah selesai akhir Agustus 2012.

Dengan agenda tersebut, kata Halim, Perubahan APBD (P-APBD) Asahan 2012 dapat diajukan pada awal Juni 2012, sehingga pelaksanaan APBD Asahan tahun 2012 dapat berjalan secara efektif. “Semoga rencana Pemkab terkait pembagunan di Asahan dapat tercapai dengan baik,” harapnya.(indra sikoembang)
Sumber : medanbisnisdaily.com

Kamis, 22 Desember 2011

Tim Penggerak PKK Asahan Tanam 2.000 Pohon

Tim Pengerak PKK Kabupaten Asahan melakukan tanam tebar peliharan pohon di Desa tertinggal di Kabupaten Asahan.
 
Penamanam pohon yang dilakukan di 121 Desa tersebut, secara simbolis dilakukan Ketua Tim Pengerak PKK Asahan, Ny Hj Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang di dua Kecamatan dan selanjutnya penanaman pohon akan dilanjutkan oleh PKK Kecamatan.

Ketua TP PKK menjelaskan tanam pohon ini merupakan partisipasi PKK Asahan terhadap program nasional, apalagi lingkungan hidup merupakan tantangan terbesar kita di Bumi ini, dimana terjadinya pemanasan global, perubahan iklim dan sebagainya, sehingga tanam pohon harus dilakukan.

Ketua TP PKK yang didampingi sekretaris TP PKK, Nila Sari Siagian SH meyebutkan ada 2.000 pohon yang ditanam terdiri dari tanaman produktif dan tanaman pelindung, diantaranya Mahoni, Durian, Rambutan, Jambu Merah dan lain-lain, sehingga pohon yang ditanam diharapkan dapat mengurangi tingkat polusi dan membantu perekonomi keluarga dimasa mendatang.

“ Memang hasil tanam pohon hari ini tidak dapat langsung dinikmati, namun dapat diraskan manfaatnya dimasa mendatang, seperti pohon Durian, Rambutan dan pihon produktif lainya, sehingga tanaman ini harus selalu dijaga dan dipelihara bersama agar tumbuh dengan baik, “ kata Ketua TP PKK Asahan, Rabu, 21 Desember 2011.

Ketua TP PKK juga berharap kepada masyarakat untuk dapat memanfaatkan setiap jengkal tanah kosong dan perkarangan dengan cara menanam pohon, karena pohon banyak rezeki hanya dengan menanam tentu akan panen. (Humas-1)
Sumber : Humas Setdakab Asahan

Rabu, 21 Desember 2011

DPRD Sahkan APBD Kabupaten Asahan Tahun 2012

DPRD Asahan mengesahkan Anggaran  Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Asahan untuk tahun 2012 sebesar Rp 837 milyar lebih, Selasa, 20 Desember 2011.

Rincian APBD Asahan 2012, yakni pendapatan daerah sebesar Rp 817 milyar lebih, terdiri dari PAD sebesar 31,8 milyar lebih, dana perimbangan Rp 741 milayr lebih, pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 44,2 milyar lebih.

Adapun alokasi pengeluaran anggaran digunakan untuk belanja daerah ditetapkan sebesar Rp 837 milyar lebih, terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 514 milyar lebih dan belanja langsung sebesar Rp 323 milayr lebih, artinya APBD Asahan mengalami defisit sebesar Rp 20 milyar.

Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP menyebutkan sebagai tindak lanjut agenda yang telah disepakati, Pemkab Asahan akan mengajukan rancangan Perda tentang APBD Asahan kepada Gubernur Sumatera Utara untuk dievaluasi, sehingga nantinya APBD Asahan 2012 tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundangan yang lebih tinggi.

Hasil evaluasi nantinya akan digunakan sebagai rujukan dalam penetapan APBD Kabupaten Asahan tahun anggaran 2012 dan hal ini juga akan menjadi acuan bagi Pemerintah Kabupaten Asahan untuk melaksanakan kegiatan prioritas yang tertuang dalam APBD. Mengenai Saran dan rekomendasi anggota Dewan yang disampaikan selama proses pengesahan akan menjadi catatan untuk ditindaklanjuti dalam pelaksanaan kedepan..

Sebelumnya pengesahaan, delapan fraksi DPRD Asahan memberikan pendapat akhirnya terhadap rancangan peraturan daerah Kabupaten Asahan tentang R APBD Asahan tahun anggaran 2012 dalam sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Asahan, Benteng Panjaitan didamping wakil Ketua DPRD, Arief Fansuri, Dahrun Hutagaol dan Armen Margolang.

Dari kedelapan fraksi DPRD Asahan  masing-masing memberikan pendapatnya terhadap APBD Asahan tahun 2012 tersebut, yakni partai Demokrat disampaikan oleh Ilham, fraksi Nurani Keadilan DPRD Asahan, Syamsul Qodri Marpaung, fraksi Golkar disampaikan, M Wahyudi, Fraksi PAN, Abdul Kholik Harahap, Fraksi PDI-P, Winarni Supiah Ningsih, fraksi PPP, Aidil, dan fraksi Bersatu disampiakan oleh Rahman. (Humas-1)
Sumber : Humas Setdakab Asahan

Senin, 19 Desember 2011

Perekaman E- KTP Kabupaten Asahan Capai 50 Persen

Kepala Bagian Humas Setdakab Asahan, Rahan Halim AP mengatakan bahwa perekaman elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) kini telah mencapai 50 persen dari wajib KTP sebanyak 626 ribu lebih masyarakat Asahan. Capaian 50 persen tersebut akan terus bertambah, karena setiap harinya perekaman e-KTP terus dilakukan terhadap masyarakat.
Kabag Humas yang didampingi kepala bidang (Kabid) Bina Pendaftaran, Ali Mughofar menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan dalam melaksankan penerapan e-KTP tidak mengalami hambatan yang berarti, meskipun ada masalah yang dihadapi, Pemkab Asahan masih dapat mengatasinya. “ Masalah pasti ada, namun kita telah memiliki konsep tersendiri untuk mengatsi persoalan terkait e-KTP ini, “ kata Kabag Humas, 18 Desember 2011.

Mengenai target waktu yang diberikan hingga bulan Desember 2011, kabag Humas menjelaksan bahwa pada rapat koordinasi kependudukan dan pencatatan sipil se-Indonesia di Kemendagri, Pemkab Asahan telah memohon untuk dilakukan perpanjangan waktu, namun sampai kini belum ada jawaban tertulis tentang perpanjangan waktu tersebut. 

“ Soal permohonan perpanjangan waktu yang kita lakukan ternyata bukan Asahan saja , tapi hampir semua daerah meminta hal tersebut, “ ujar Halim ,seraya menghimbau kepada masyarakat yang belum mendapat undangan untuk dapat melapor kepada Kepala desa atau kelurahan.

Diprediksi program e KTP tersebut dapat dipenuhi Pemkab Asahan hingga bulan Desember 2011 mencapai100 persen, namun semua capaian tersebut diharapkan dukungan dari masyarakat. “ Paling tidak angka yang kita dapat pada akhir Desember sekitar 85 hingga 90 persen, “ prediksi Kabag Humas, seraya mengatakan bahwa pelaksanaan perekaman e KTP di Sumatera Utara, Asahan masih yang terbaik.(Humas-1)
Sumber : Humas Setdakab Asahan

Sabtu, 17 Desember 2011

Sekda Kab Asahan Tutup Porkab 2011

Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Asahan tahun 2011 secara resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan, H Sofyan MM, Jumat 16 Deseember 2011 di stadion Mutiara Kisaran.
 Sambutan Bupati Asahan yang dibacakan Sekda Asahan mengatakan bahwa tujuan digelarnya Porkab adalah untuk menggali potensi atlet Asahan dalam rangka mempersiapkan berbagai event yang lebih tinggi diantaranya Pordasu maupun pekan olahraga nasional (PON). Ajang ini ternyata terbukti telah menjadi wahana yang sangat tepat bagi para atlet untuk membutikan kemampuan dan ketangguhan mearih prestasi.

Di Porkab ini, telah terdengar dan telah disaksikan bersama para juara yang dihasilkan oleh anak-anak yang berasal dari berbagai kecamatan di Asahan. Inilah yang nantinya akan mewakili dan mengharumkan nama Asahan di berbagai event tingkat regional, nasional bahkan internasional, untuk itu diharpkan tetaplah berlatih sehingga memperoleh prestasi yang lebih baik. “ Untuk mencapai keberhasilan diperlukan pengorbanan dan perjuangan, kami doakan semoga para atlet berhasil dan sukses dimasa mendatang, “ kara Sekda.

Sekda juga mengatakan bahwa Porkab yang digelar tahun ini hendaknya memberikan pelajaran dan pengalaman berharga yang dapat dijadikan bahan evaluasi begitu juga dengan pelaksanaan Porkab dimasa yang akan datang.

Berakhirnya Porkab Asahan tersebut keluar sebagai juara umum adalah Kontingen atlet Kecamatan Kisaran Timur dengan meraih 32 medali emas, 27 perak dan 29 perunggu. Kemudian diposisi kedua diraih oleh kontigen Kisaran Barat dengan meraih 19 medali emas, 19 perak, 37 perunggu, diposisi ketiga kontigen Kecamatan Bandar Pasir Mandoge dengan 9 medali emas, 8 perak dan 11 perunggu.

Diposisi keempat kecamatan Pulo Bandring (6-2-6), 5.Air Joman(5-5-9), 6.Simpang Empat (3-4-3), 7.Sei Dadap (3-3-2), 8.Teluk Dalam (2-4-8), 9.Bandar Pulau (2-1-2), 10.Buntu Pane (1-1-7), 11.Pulau Rakyat (1-1-6), 12.Meranti (1-1-4), 13.Air Batu (0-4-3), 14.Tanjung Balai (0-1-3), 15.Rahuning (0-1-1), 16.Sei Kepayang (0-1-0), 17 Aek Songsongan (0-1-0), 18.Aek Ledong (0-0-2), 18.Aek Kuasan (0-0-1), sedangkan Kecamatan tidak memperoleh medali yakni Silau Laut, Setia Janji, Tinggi Raja, Sei Kepayang Barat, Sei Kepayang Timur, Rawang Panca Arga. (Humas-1)
Sumber : Humas Setdakab Asahan

Ketua TP PKK Asahan Buka Lomba Dalam Rangka Hari Ibu

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan, Ny Hj Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang secara resmi pelaksanaan lomba dalam rangka peringatan Hari Ibu dan HUT Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Asahan.
Dalam sambutan Ketua TP PKK Asahan mengatakan pelaksanaan lomba yang digelar diharapkan tidak merupakan suatu beban, akan tetapi kegiatan ini jadikan sustu kegiatan inovasi perempuan untuk berkipra dalam mengisi pembagunan di Asahan. “ Kepada PKK dan lembaga organisasi wanita mari kita sukseskan kegiatan ini, kata Ketua TP PKK Asahan, Kamis, 15 Desember 2011.

Ketua TP PKK Asahan menilai dari beberapa kegiatan dapat memberikan manfaat yang besar, diantarnya kegiatan cerdas cermat BKB, kegiatan ini akan memperlihatkan kemampuan para kader BKB dalam mendidik tumbuh kembang anak balita, sedangkan melalui lomba paduan suara Mars Asahan dapat membangkitkan semangat kebersamaan, kesatuan dan persatuan serta cinta Asahan.” Kalau kita ikuti kegiatan ini dengan semnagat pasti akan memiliki manfaat bagi kita, “ kata Ketua TP PKK Asahan.

Diakhir sambutannya, Ketua TPKK Asahan mengucapkan terima kasih dan selamat bertanding. Kepada para dewan juri yang telah dipercayakan untuk menentukan para pemenang, laksanakanlah tugas dengan senang hati, tulis dan ikhlas serta yang paling utama jangan ada menerima bisikan yang lain, karena perlombaan dilakukan bukan untuk mencari juara akan tetapi sebagai sarana bentuk sosialisasi  dan kembali mengingatkan akan pentingnya pendidikan tumbuh kembang balita agar menjadi anak yang taqwa, cerdas dan terampil.(humas-1)
Sumber : Humas Setdakab Asahan

Jumat, 16 Desember 2011

Lahan Eks PT BSP Untuk Kepetingan Rakyat


Lahan pelepasan dari Hak Guna Usaha (HGU) PT Bakrie Sumatera Plantations (BSP) seluas lebih kurang 50 hektar dinyatakan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat, bukan untuk kepentingan sekelompok masyarakat yang hedak menguasai lahan tersebut.
 
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Humas Setdakab Asahan, Rahman Halim AP bahwa lahan pelepasan HGU PT BSP digunakan untuk masyarakat dan untuk kebutuhan perekembangan kota Kisaran, Kamis, 15 Deseember 2011

Kabag Humas menjelaskan bahwa lahan tersebut jelas milik pemerintah Kabupaten (Pemkab)  yang berasal dari pelepasan HGU PT BSP yang kini telah digunakan untuk peruntukannya, diantaranya telah terbangun beberapa fasilitasi untuk pelayanan dan kepentingan masyarakat, seperti Taman Makam Pahlawan, Jalan Lingkar, Terminal Madya Kisaran, Kantor Camat Kisaran Barat, Sekolah, Tempat Pembuangan Sampah, Kantor Sub Denpom dan Kargo.

Kini dari 50 hektar lahan tersebut tinggal lebih kurang 15,6 hektar dan direncanakan akan dibagun beberpa kantor pemerintah yang melayani masyarakat, seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Pol PP, kantor Peternakan, Kelautan, Kantor BNPB Daerah, Badan Narkotika Kabupaten, Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kantor KONI.

Selain itu akan dibagun rumah sangat sederhana bagi masyarakat miskin, KPR tipe 36, dibagun WTP PDAM untuk kelancaran air di Kota Kisaran, dibagun keberadaan Rumah Etnis,  TPU dan beberapa rencana lainya yang berguna bagi masyarakat Asahan.“ Jadi lahan tersebut bukan untuk sekelompok masyakat, melainkan digunakan untuk publik dan masyarakat Asahan. Pemkab terpaksa menertibkan sekelompok masyarakat yang mengklaim lahan tersebut, demi mengedepankan kepentingan rakyat dan pelayanan, tak ada oknum yang tertentu menikmati keuntungan sepihak, “ kata Kabag Humas.

Demi kepentingan rakyat dilahan tersebut, Pemkab Asahan akan mencari anggaran yang diperkirakan sekitar Rp 100 milyar dana pembagunan diatas lahan tersebut, dana nantinya akan bersumber dari berbagai sumber, diantaranya dana alokasi khusus, dana dari pusat, dan sumber lainya. “ Kita akan cari dana pembagunan tersebut dari segala sumber, demi lancarnya pelayanan publik,“ kata Halim

Mengenai Rencana Detail Tata Ruang ( RDTR) yang telah ditetapkan untuk kepentingan daerah mulai tahun 2001 hingga 2020 yang diatur dalam peraturan daerah (Perda) nomor 7 tahun 2001, kabag Humas menjelaskan bahwa aturan tersebut dapat dievaluasi kembali sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan daerah pada saat yang dibutuhkan. “ Dari tahun ke tahun daerah pasti mengalami perkembangan, mulai dari kebutuhan masyarakat hingga kebutuhan pemerintah untuk menjalankan roda pemerintah ini, “ cetus Kabag Humas. (Humas-1)
Sumber : Humas Setdakab Asahan

Kamis, 15 Desember 2011

Pelajar Asahan Ikuti Sosialisasi Bahaya AIDS

MedanBisnis –Kisaran. Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Asahan memberikan pengetahuan terhadap bahaya HIV-AIDS kepada ribuan pelajar dan mahasiswa. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya menekan penyebaran virus HIV/AIDS di Asahan.
Secara perdana KPA Asahan menggelar sosialisasi bahaya HIV-AIDS di SMK Negeri I Kisaran yang dihadiri ratusan pelajar. Kemudian sosialisasi direncanakan akan berlangsung di empat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dan di empat akademik.

“Tahun ini kita menargetkan ribuan pelajar dan mahasiswa untuk mengetahui bahaya HIV-ADIS, agar meraka tahu bahayanya dan diharapkan nantinya mereka dapat mencegahnya,“ kata Sekretaris KPA Asahan, Saprin Sanja saat berbincang dengan MedanBisnis, Rabu (14/12).

dr H Azhardi Nasution sebagai nara sumber dalam sosialisasi tersebut menjelaskan bahwa AIDS merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus HIV. Penyakit ini menyerang sistem kekebalan tubuh penderitanya sehingga rentan terserang penyakit. Dan kini penyakit ini banyak menyerang usia produktif mulai dari umur 20 tahun hingga 29 tahun.

“Kita tahu, kita bangga, artinya kalau kita sudah tahu tentang bahaya HIV-AIDS ini, mari kita hindari dan kita bangga kita mengetahuinya,“ ungkap Azhardi seraya memaparkan bahaya HIV-AIDS mulai dari awal hingga akhir.

Kepala Sekolah SMK Negeri I Kisaran, E Buta-Butar berharap usia dari sosialisasi tersebut pelajar yang mendapatkan ilmu tersebut untuk dapat menularkan atau meyebar luaskan kepada teman-teman sebayanya. “Saya tidak mau, satupun siswa SMKN I ini terjangkit HIV dan AIDS,“ cetus Butar-Butar. ( indra sikoembang)
Sumber : medanbisnisdaily.com

Tugas Pengacara Negara Kini Melayani Masyarakat

MedanBisnis –Kisaran. Pihak Kejaksaan lagi melaksanakan perubahan terhadap kinerja pengacara negara (Jaksa). Perubahan dimaksuk yakni jaksa harus dapat membangun kepercayaan masyarakat dan harus mampu melayani masyarakat.
“Jangan takut sama Jaksa, kini mereka lebih mengutamakan membangun kepercayaan, bila ada jaksa nakal laporkan sama saya, saya akan turunkan tim,“ kata Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara AK Basuni Masyarif SH MH saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Asahan, Selasa (13/12) malam di pendopo rumah Dinas Bupati Asahan.

Dihadapan Bupati Asahan, DPRD, Muspida serta jajaran Kejari Kisaran, Basuni mengatakan kunkernya ke Asahan salah satunya ingin melihat kinerja pengacara negara tersebut, terkait dengan pelayanan dengan masyarakat, apakah dalam menjalankan tugas telah mengubah mindset atau pola pikir atau masih menjadi jaksa nakal. ”Saya ingin melihat perubahan tersebut, tapi kalau tidak berubah juga, maka lambat laun orang lain yang akan merubahnya,“ ungkap Basuni.

Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang mengatakan kunker Kejatisu ke Kabupaten Asahan akan dijadikan sebagai motivasi pihak Pemkab Asahan dalam menjalankan tugas negara ke depan.

“Kedatangan Bapak Kejatisu kami jadikan motivasi dalam bekerja, begitu juga dengan arahan yang nantinya kami terima,“ ucap Taufan seraya mengucapkan selamat datang di Kabupaten Asahan.
( indra sikoembang)
Sumber :medanbisnisdaily.com

Rabu, 14 Desember 2011

Desa Sei Silau Timur Resmi Jadi Desa Informasi

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) meresmikan Desa Sei Silau Timur, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, provinsi Sumatera Utara menjadi Desa Informasi.
Peresmian Desa Informasi dilakukan oleh Dirjen PPI, Syukri Batubara, beliau mengharapkan Desa Sie Silau Timur yang ditetapkan sebagai Desa informasi kedepan tidak lagi ketinggalan informasi dengan daerah atau desa lainya, Selasa,13 Desember 2011.

Dirjen PPI menjelaskan bahwa untuk mengatasi kurangnya informasi di wilayah khusunya Desa, kini  pemerintah membangun Indonesia Konetif atau Indonesia tersambung. Tujuanya agar masyarakat lebih mudah mengatasi kesenjangan informasi antara pusat dan daerah serta informasi lainya, sehingga dibagunlah sebuah Desa Informasi, Desa Dering , Desa Pintar dan mobil pelayanan internet kecamatan (M-PILK).

“ Untuk menyambungkan desa-desa di wilayah Indonesia ini bukan hanya jembatan, tapi komunikasi dapat menyambungkan kita dengan daerah lainya, apalagi Indonesis memiliki 17.508 pulau, bagaimana cara berkomunikasinya, maka kita bagunlah program tersebut, “ kata dirjen PPI.

Dirjen juga menjelaskan bahwa alasan menteri menetapkan Desa Sei Silau Timur ini sebagai Desa Informasi adalah Kabupaten Asahan berbatasan langsung dengan negara lain, sehingga sangat dibutuhkan informasi cepat atas perkembangan diwilayah perbatasan, kemudia karena masayarakat Asahan sangat dinamis. Dirjen juha meminta kepada Desa Sei Silau Timur untuk mempergunakan alat komunikasi tersebut dengan seoptimal mungkin.

Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP menjelaskan bahwa dengan diresmikannya Desa Sei silau Timur sebagai Desa Informasi dan telah terbentuknya kelompok informasi masyarakat (KIM), maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan berkomitmen untuk terus berupaya secara bertahap dan berkesinabungan dalam membentuk kelompok informasi masyarakat di 204 Desa se Kabupaten Asahan pada tahun 2012 mendatang.

Bupati meyebutkan bahwasanya M-PLIK yang telah diberikan kepada Pemkab Asahan sebanyak 4 unit, secara rutin akan beroperasi pada setiap hari Kamis saat pertemuan antara Pemkab dengan masyarakat di Kecamatan stiapn minggunya secara bergulir “ Kami menyambut baik program ini, diharapkan kehadiran program ini dapat menjadi solusi atas kebutuhan informasi bagi warga Asahan, sehingga dapat mewujudkan masyarakat Asahan yang religius, Sehat, Cerdas dan Mandiri, “ kata Bupati Asahan.

Acara peresmian Desa Informasi tersebut dirangkai dengan dialog dengan Kelompok Informasi Kecamatan (KIM), kemudian peninjauan fasilitas Radio Komunitas, sekaligus dirjen PPI melakukan siaran langsung diradio yang dipandu oleh penyiar RSPD Asahan, Vone Velash Marpaung, selanjutnya memantau M-PLIK, dan Desa Dering, pemberian cendera mata, pemberian radio monitor, penandatangan sampul pos dan prasasti. (Humas-1)
Sumber : Humas Setdakab Asahan

Selasa, 13 Desember 2011

Masyarakat Desa Takut Pornografi Internet



Jakarta - Desa Seisilau Timur terletak di Kabupaten Asahan, sekitar 4 jam perjalanan darat dari Medan. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memilih desa ini sebagai Desa Informasi, desa yang coba diberi infrastruktur telekomunikasi untuk meningkatkan taraf hidup.

Meski sebagian masyarakatnya mungkin belum begitu mengenal internet, namun mereka sadar akan dampak negatif dunia maya. Terutama pada anak-anak.

"Bagaimana ini pak, memang internet itu bagus tapi bagaimana dengan pornografi dan semacamnya di sana?" tanya salah seorang masyarakat saat peresmian Desa Informasi, Selasa (13/12/2011).

Desa Informasi memang menyediakan akses internet melalui MPLIK (Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan). Salah satu sasaran pengguna adalah anak-anak.

"Saya katakan internet itu dipakai hanya dua, haram jaddah atau ibadah. Semua ada di sana. Mau melihat Eropa, Mekkah atau kamar tidur orang juga bisa, tapi buat apa?" jawab Syukri Batubara, Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo.

Syukri menekankan perlunya pengawasan orang tua kala sang buah hati mengakses internet. Ia menilai situs porno patah tumbuh hilang berganti sehingga anak-anak harus dimonitor ketat.

Masyarakat di Desa Informasi memang kemungkinan belum begitu akrab dengan teknologi informasi. Hal ini dipandang sebagai salah satu kendala untuk menyukseskan program tersebut.

Sebagai salah satu solusi, dibentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang diberi pelatihan khusus. KIM inilah yang diharapkan membantu masyarakat menggunakan sarana Desa Informasi seperti internet, radio dan televisi berlangganan.
Sumber : detik.com

Kapolres Asahan: No Light On, Yes Tilang

MedanBisnis –Kisaran. Kapolres Asahan AKBP Marzuki mengatakan bila kendaraan tidak menyalakan lampu besar pada siang hari (light on), maka petugas Satlantas Polres Asahan akan melakukan tindakan langsung (tilang).
Pasalnya, Satlantas telah melakukan tahapan sosialisasi, mulai dari sepanduk dan langsung ke masyarakat, kemudian bentuk teguran secara lisan setiap harinya yang dilakukan di jalan. Dari tahapan-tahapan tersebut, kedepan sudah masuk tahap teguran secara adiministrasi berupa tilang.
“Kedepan bila kendaraan no light on, maka yes tilang, “ demikian kata Marzuki saat berbincang dengan MedanBisnis, Senin (12/12) usai melakukan pemeriksaan kendaraan personil untuk di-light on-kan di halaman polres setempat.

Marzuki menjelaskan bahwa penerapan kepada kendaraan untuk Light On sangat menguntungkan pada pengendera kendaraan, selain tidak memengaruhi aki sepeda motor, pengendara lebih terlihat dari pengelihatan pengendara lain dan aman di jalan. “Pemerintah tidak akan mewajibkan light on bagi pengendara sepeda motor jika akan merugikan, bahkan Polres Asahan telah bekerjasama dengan beberapa pihak bengkel untuk melakukan light on kepada kendaraan,“ ungkap Marzuki.
Untuk mengoptimalkan peraturan tersebut, Polres Asahan terlebih dahulu menglight on-kan 300 kendaraan personel Polres setempat dengan mendatangkan mekanik. Program itu bertujuan untuk menerapkan Undang-Undang lalu lintas Nomor 22 Tahun 2009 pasal 293 tentang menghidupkan lampu di siang hari.

Dalam ayat 2 menyebutkan, setiap ora ng yang mengemudikan sepeda motor di jalan tanpa menyalakan lampu utama pada siang hari sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 (lima belas) hari atau denda paling banyak Rp100.000, begitu juga dengan ayat 2 yang menyatakan menyalakan lampu utama pada malam hari.

“Sekitar ratusan kendaran polisi telah kita light on-kan, artinya kepedulian program ini harus dimulai dari pihak kami,“ ucap Marzuki yang didampingi oleh Waka Polres Kompol Budiman, Kabag Ops Kompol Faisal Napitupulu dan Kasubag Humas AKP Brutu.

Kasat Lantas Polres Asahan, AKP Eko Hartanto mengatakan hasil dari operasi zebra yang dilakukan kemarin, pihaknya telah mengeluarkan tilang kepada 2.300 kendaraan dengan berbagai kesalahan.

Namun, katanya, ada juga dilakukan peneguran terhadap kendaraan, di antaranya light on, kaca spion, STNK dan bentuk kesalahan lainya. “Kita berharap dengan usainya ops zebra kemarin, masyarakat lebih tertib dan sadar berkendaraan di wilayah hukum Polres Asahan,” katanya. (n indra sikoembang)
Sumber : medanbisnisdaily.com

Senin, 12 Desember 2011

Tifatul akan Resmikan Desa Informasi Pertama di NTB

LOMBOK--MICOM: Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring akan memulai rangkaian peresmian desa informasi. Rencananya, peresmian desa informasi pertama akan dilakukan di Desa Janapria, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Desa informasi sendiri merupakan program pemerintah pusat untuk menyosialisasikan dan memberikan akses informasi kepada desa-desa di seluruh nusantara yang memiliki potensi namun memiliki keterbatasan akses informasi.

Desa Janapria terletak sekitar 40 kilometer dari ibukota provinsi Mataram, atau kurang lebih sekitar satu setengah jam perjalanan melalui barat. Desa yang terletak didataran tinggi ini merupakan daerah yang masih sepi dan sedikit terisolasi.

Sekitar 90 persen masyarakat menggantungkan kehidupannya dari sektor pertanian dan kerajinan tangan anyaman ketak (rumput berbentuk bulat).

Selain Tifatul, acara tersebut akan dihadiri Gubernur NTB, Bupati Lombok Tengah, dan beberapa pejabat setempat. Setelah meresmikan di Lombok Tengah, Kemenkominfo akan meresmikan desa yang serupa pada tanggal 13 Desember 2011 di Kec. Buntu Pane Kab. Asahan, Sumatra Utara, Papua, Maluku Utara, dan Pacitan. (*/OL-10)
Sumber : mediaindonesia.com

Pekan Olahraga Kabupaten Asahan Dibuka

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara, Gus Irawan Pasaribu bersama Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP secara bersama-sama membuka Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Asahan di Stadion Mutiara Kisaran, Jumat 9 Desember 2011.

Ketua KONI Sumut mengharapkan dengan digelarnya Porkab Asahan, prestasi atlit –atilt asal Asahan dapat meningkat. Gus Irawan juga menjelaskan bahwa prestasi olahraga dan atlit asal kabupaten Asahan dinilai sangat baik, Dalam Pordasu yang terakhir digelar, Asahan mendapat rengking keempat yang sebelumnya diposisi rengking keenam, kemudian atlit Asahan telah menyubang mendali emas dan perak di Pekan olahraga Nasional (PON) tahun 2008.

” Saya yakin prestasi Olahraga dengan digelarnya Porkab akan terus meningkat, “ kata Ketua KONI Sumut, seraya mengucapkan selamat bertanding, semoga dengan  Porkab ini, pretasi olahraga Asahan ditingkat propinsi akan meningkat.

Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP menjelaskan bahwa pelaksanaan Porkab Asahan yang pertama ini akan terus berlanjut ditahun tahun mendatang, artinya Porkab akan menjadi agenda tahunan untuk mengasah dan meningkatkan prestasi olahraga di Asahan. Selain itu fasilitas stadion Mutiara Kisaran akan terus ditingkatkan, diantarnya akan membuat tribun tambah untuk penonton. “ Sarana stadion ini akan kita tingkatkan, namun setelah itu stadion tidak boleh lagi digunakan untuk kegiatan lain, stadion hanya digunakan untuk Olahraga, “ kata Bupati Asahan.

Ketua Panitia pelaksana Porkab Asahan, Nurkarem Nehe mengatakan bahwa kegiatan Porkab tersebut dilaksanakan mulai tanggal 9 hingga 16 Desember 2011, dengan diikuti 1.773 orang dengan delapan cabang olahraga, yakni olahraga Bola Voly, Sepak Bola, Atlitik, Penca silat, Tenis Meja, Karate, Bulu Tangkis dan Catur. Dan merebutkan 152 mendali emas dan perak, 214 mendali perunggu. Acara pembukaan dirangkai dengan persembahan tarian yang melibatakan ratusan anak sekolah, pelepasan ratusan balon dan parade seluruh kontigen yang betanding. (Humas-1)
 
Sumber : Humas Setdakab Asahan

Kamis, 08 Desember 2011

Bupati Asahan Tinjau Pembagunan Alun-Alun dan Hutan Kota

Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP bersama Wakil Bupati Asahan, H Surya BSc beserta anggota DPRD Asahan meninjau perkembangan pembagunan Alun-Alun dan Hutan Kota serta Masjid Agung Kisaran.
Bupati Asahan mengatakan bahwa pembagunan alun-alun kota menelan biaya sekitar Rp 20 milayar dan diprediksi selesai pada tahun 2014, begitu juga dengan hutan kota memerlukan m biaya sekitar Rp 27 milyar. Pembiayaan pembagunan tersebut dibebabnkan dalam APBD, namun menjelang tahun 2013, Pemkab Asahan akan mencari partisipasi kepada pengusaha atau masyarakat yang peduli terhadap pembagunan tersebut. “ Kita tunjukan dulu karya kita, setelah itu barulah kita coba meminta partisipasi masyarakat terhadap rencana pembagunan ini, agar APBD Asahan tidak beratkan, “ Kata Bupati Asahan dihadapan beberapa anggota DPRD Asahan, LSM, Wartawan serta SKPD, Rabu , 7 Desember 2011.

Selain nantinya keberadaan alun-alun kota dan hutan kota difasilitasi sesuai rencana diantaranya ada lokasi jogging, lapangan olahraga, tribun, danau buatan. Bupati Asahan menjelaskan bahwa dilokasi juga akan ada sekitar puluhan jenis tanaman langka yang akan ditanam, seperti tanaman Plamboyan, rumput gajah mini, pakis krol, soka merah, pagoda, cemara kipas, tanaman buah-buahan dan lainya. Keberada tanaman tersebut dilokasi natinya dapat menjadi tempat penelitian keilmuan. “ Tanam langka tersebut kita tanam dalam kondisi sudah besar, bukan dari kecil, hal ini kita lakukan agar perawatannya lebih mudah, “ kata Bupati, seraya mengatakan masyarakat dapat meyumbangkan tanamannya, lebih banyak masyarakt menyumbang tanaman, maka lebih sedikit anggaran diperlukan, pasalnya biaya tanaman yang akan ditanam memerlukan biaya cukup besar.

Mengenai pembagunan Masjid Agung Ahmad Bakrie yang menelan biaya sekitar Rp 50 milyar yang kini pekerjaan sudah tahap pemasangan tiang. Pembagunan masjid tersebut nantinya dilakukan dengan tahun jamak, karena pembagunan masjid Agung Kisaran harus dikerjakan dengan satu kesatuan, artinya rekanan yang melakukan tidak boleh ganti-ganti, mengingat pembaguna masjid yang nantinya menjadi icon Sumut memiliki seni yang tinggi.

Sementara itu, wakil Ketua DPRD Asahan, Armen Margolang yang didampingi oleh anggota dewan lainya seperti, Handi Arfan Sitorus, Lela Sari Sinaga, Syahrial, Zaharuddin dan Sudung mengatakan pihaknya sangat mendukung rencana pembagunan di Kabupaten Asahan, termasuk Masjid, alaun-alaun dan hutan kota. Namun diminta pemkab Asahan benar-benar merencanakan hal ini dengan sebaik-baiknya, agar kedepan tidak ada kejadian yang merugikan masyarakat Asahan. “ Artinya setelah semua ini terbagun, masyarakat dapat menikmatinya, “ kata Armen. (Humas-1)
Sumber : Humas Setdakab Asahan

Rabu, 07 Desember 2011

Wah! Ada Gerhana Bulan Total di Malam Minggu

Jakarta - Malam minggu mendatang dipastikan langit tak dihiasi sinar bulan. Sebab 10 Desember malam gerhana bulan total bakal terjadi. Jangan lewatkan gerhana bulan terakhir di tahun 2011 ini.

"Gerhana bulan terjadi pada 10 Desember sekitar pukul 18.00 hingga 24.00 WIB," ujar peneliti bidang matahari dan antariksa Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan), Emanuele Sungging Mumpuni, kepada detikcom, Rabu (7/12/2011).

Sungging memastikan, gerhana bulan akhir pekan ini merupakan gerhana bulan terakhir di tahun 2011 ini. "Ini memang fenomena yang biasa terjadi. Tapi bagi yang menyukai fenomena langit tentu menarik melihat bulan berwarna merah lalu langit tiba-tiba gelap," sambungnya.

Dari Wikipedia, gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Fenomena ini terjadi bila Bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama. Karena posisi itu, sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh Bumi.

Saat gerhana bulan terjadi, seringkali bulan masih dapat terlihat lantaran masih ada sinar matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer Bumi. Kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah, sehingga saat gerhana terjadi, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, atau cokelat.
Sumber : detik.com

kompas.com